Ikan hiu naik tangga
I love You Cinta
________________________
Anak panah di bawah tanah
Tak usah dikau gelisah
———————–
Tahi lalat orang hilang
Tetap semangat… sayang
Entries from June 2008
30-06-2008
Bait-bait yang Manis
21-06-2008
Mobil sedan
Ke warung..
Aku duduk memasuki ruang
Melirik ke sekeliling tiang
Ups…
Kudapat tiga hidung terseyum
kelihatan dari mereka bukan aku
begitu jelas dan begitu nyata
Raut muka… mereka
tergores kesombongan
tergores ke wahh an dari dunia
Anak kecil memainkan kriciknya
menyanyikan lagu yang terdengar samar
Emm.. ku raba sakuku
Aku mengernyitkan dahi
Tak da uang
“Le… kesini….!!!,Ini buat jajan”
Kata diantara mereka
Kata itu angkuh…
Begitu di telingaku
HEmmm
Emmm kenapa di waktu aku gak [...]
19-06-2008
Di Ruang Kegelisahan
Kami… hanyut dan terhanyut di ruang kegelisahan yang tiada habis
Kulihat sekarang samping kiri dan kananku adalah tembok baja yang tidak bisa di tembus
Kami tetap berpegang tangan
Tiap waktu bersimpuh kepada Tuhan
“Ya Robb….., ridoi kami!!!”
Dalam sepi aku melukis dalam gelap
Mencari lilin di dalam hati
Menerobos lurus ke lorong tujuan
Sebenarnya apa tujuanku????
Kutelusuri lorong itu kemabli
Kubaca coretan-coretan dinding lorong tujuan [...]

Bila kita bisa memahami puisi, maka kita akan bisa membaca apa saja (baca: kehidupan). Sebab puisi tak saja terdiri dari sekumpulan kata yang mempertimbangkan keindahan bunyi dan kiasan, tapi juga menyimpan tanda-tanda yang tidak secara langsung bisa ditangkap dan dicerna pembacanya. 