Hidup adalah perjalanan
Kita melangkah demi langkah
Saat perjalanan ada angin topan
Apa yang kita lakukan
Berlari menjauhi angin topan
Satu juta langkah kemudian
Kemarau melanda
Apa yang kita lakukan
Mencari sumber air yang belum kering
Dua ratus ribu langkah
Di lalui selanjutnya
Kita temukan mangga masak yang siap makan
Apa yang kita lakukan
Besyukur…
Memberi ke sesama…
Begitulah hidup…
yang saat ini kumengerti
perjalanan yang tiap langkahnya membutuhkan proses

Bila kita bisa memahami puisi, maka kita akan bisa membaca apa saja (baca: kehidupan). Sebab puisi tak saja terdiri dari sekumpulan kata yang mempertimbangkan keindahan bunyi dan kiasan, tapi juga menyimpan tanda-tanda yang tidak secara langsung bisa ditangkap dan dicerna pembacanya. 