Menari di bawah talang
Aku berlari mengejar hujan
Menghirup bau tanah
Kuingat lampau susah sudah
Menghitung titik air
Otakku mencair
Kaca jendela basah
Aku gelisah
Langitnya mendung
Dalam hujan aku termenung
Entries from January 2009
19-01-2009
Menari Dalam Hujan
16-01-2009
Majas Personifikasi
Gak cuma di dalam jepret2 saja kita bisa bergaya, dalam menulispun kita bisa juga bergaya lho… .
Gaya dalam bahasa sering disebut sebagai majas. Dengan majas ini kita dapat memanfaatkan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk efek tertentu. Mungkin kalo hasil tulisan(cerpen, gurindam) adalah karya desain maka majas adalah efek2 seperti blur,noise,render yang digunakan untuk [...]
16-01-2009
Semangat
Api yang tak pernah padam
Angin menerjang
Badai menghantam
Hujan mengguyur
Bertahan hingga sampai ke tujuan
Note : 17 Oktober 2008
15-01-2009
Di Ruang Itu
Udara kembali bertiup semilir, dinginnya menerobos tulang, mendung kelabu tetapi birunya masih tampak, menuangkan kesan di pikiranku bahwa tidak semua mendung berwarna kelabu, masih ada mendung yang berwarna biru berarti masih ada harapan untuk menerobos masa depan yang gemilang. Aku kembali meliriknya dan berdehem saja.
Kejadian di ruang meeting siang tadi membuat hatiku semakin kaku, bisu [...]
07-01-2009
Dialog
Karangan fiksi tanpa dialog adalah kaku. Ya pa ndak..? . Karena dialog itulah yang mampu membangkitkan suasana dalam sebuah karangan fiksi selain cerita latar, suasana dlsb.
Dialog juga mampu menguatkan karakter tokoh yang ada dalam karangan tersebut, malah aku bilang bisa sangat membangun sekali
Untuk karangan fiksi mungkin dialognya :
Jangan pakai kalimat2 yang indah dan bersajak, [...]

Bila kita bisa memahami puisi, maka kita akan bisa membaca apa saja (baca: kehidupan). Sebab puisi tak saja terdiri dari sekumpulan kata yang mempertimbangkan keindahan bunyi dan kiasan, tapi juga menyimpan tanda-tanda yang tidak secara langsung bisa ditangkap dan dicerna pembacanya. 