Melanjutkan postingan yang kemarin aja ach…! hehehe
. Kali ini aku ingin membahas tentang majas hiperbola. Oh ya teman-teman, beberapa buku-buku yang saya baca n kebetulan itu buku yang bagus serta best seller selalu menjunjung tinggi namanya majas hiperbola.
Beberapa buku yang saya baca dan kental sama hiperbola antara lain seperti buku-buku Raditya Dika. Kalo menurutku sih, hiperbola yang dipakai si Radith ini kadang2 sampai tidak masuk akal sangatt.. (ya iyalahh… namanya juga HIPER gt
), tapi itulah cirikhasnya. Kemudian buku yang hiperbolanya unik yaitu buku-buku Andrea Herata. Uniknya adalah hiperbola yang dia pakai selalu menyangkut ke hal-hal yang ilmiah, mungkin karena background dia orang yang terpelajar dan semangat sekali dalam masalah menuntut ilmu.
Hiperbola itu apa sih?
Hiperbola dalam bahasa yunani adalah huperbola. Huper itu sendiri artinya di atas, melampaui, terlalu dan Ballo artinya melempar.
Sedangkan Majas Hiperbola itu apa?
Majas Hiperbola adalah cara pengungkapan dengan melebih-1ebihkan kenyataan sehingga kenyataan itu menjadi tidak masuk akal.
Seperti apa Majas Hiperbola itu?
- Hatiku hancur mengenang dikau, berkePing-kePing jadinya.
- Ombak setinggi gunung menghantam rumah-rumah dan menghanyutkan ribuan manusia. Dan orang-orang Aceh kehabisan airmata karena sedih oleh musibah tsunami itu.

Bila kita bisa memahami puisi, maka kita akan bisa membaca apa saja (baca: kehidupan). Sebab puisi tak saja terdiri dari sekumpulan kata yang mempertimbangkan keindahan bunyi dan kiasan, tapi juga menyimpan tanda-tanda yang tidak secara langsung bisa ditangkap dan dicerna pembacanya. 
12 Comments
17-03-2009 at 6:02 pm
Permisi, numpang tanya neeh…:
/1/ Majas hiperbola boleh gax digunakan dlm bahasa formal, ilmiah?
/2/ Kalo boleh, minta contohnya donK. Kalo gax boleh, apa alesannya.
Terima kasih atas jawabannya, kalo berkenan, he.he..
18-03-2009 at 1:31 pm
… ombak setinggi gunung, bisa saja lho..itu saking tingginya dan tidak terukur oleh meteran normal. Dan di Aceh, itu fakta, seperti juga saat badai terjadi di tengah lautan. Ombak setinggi gunung atau lebih tinggi dari tiang yg tertinggi di kapan itu, memang terjadi… apa itu masih berupa majas hiperbola?
18-03-2009 at 3:31 pm
kalo lebay sama ga dg hiperbola?
18-03-2009 at 3:44 pm
Weu banyak pertanyaan nie…
@abula45 : menurutku sih tidak boleh ya, untuk bahasa formal yang digukan bahasa standart.Why? kurang sopan kalo mengguankan bahasa yang terlalu hiperbol gt.. mungkin ada yang mau nambahin.
@kucingkeren : kalo hal yang di umpakan sudah melampaui batas yang umum, saya rasa itu hiperbola. Stunami adalah hal yang tidak umu mbak.
@achoey : lebay…….. hihihi hiperb gak ya… hiperb dech kayaknya :d
18-03-2009 at 9:17 pm
udah lupa pelajaran smp..
hehehe
18-03-2009 at 10:47 pm
ahahahahha
mbak guru bahasa bener nih kayanya
19-03-2009 at 4:18 pm
@annosmile : mari kita menginagat ingat
@natazya : hahaha….. ayo coba tebak
20-03-2009 at 8:41 am
kembali ke bahasa indonesia,
23-03-2009 at 7:31 pm
Kamu pasti anaknya cerdas di sekolah, terutama dalam bidang seni dan bahasa, terlihat dari cara menulismu…
Tetap semangat ya belajarnya…
11-06-2009 at 3:43 am
Tolong ditambah contohnya. Kontribusi dari pengunjung bisa menarik.
Terima kasih atas blognya.
16-10-2009 at 3:34 pm
aduh… Kak, tolongin saya dong! saya dikasih tugas dari school bikin definisi & contoh dari majas hiperbola, tapi harus banyak! kalo bisa, contohnya diperbanyak lagi ya Kak! thanks…
16-10-2009 at 3:35 pm
Kak… tolong di-reply yach… Kakak baik deh…