Aku tau…,
Batu kecil yang pernah menjeratku
Tertawa terbahak-bahak
Apalagi melihat kresek itu kau jatuhkan bi…
Kresek dan isinya yang seharusnya kau simpan
Telah kau jatuhkan…
Hancur mumur tak berbentuk
Aku tak sanggup mendengar celoteh mereka
“Kamu sudah tidak membawa kresek itu lagi ya, oh sayang”
Bi…., di dalam kresek itu ada kesederhanaan yang tidak pernah kau mengerti
Yang suatu saat nanti pasti kau cari
Bi…., di dalam kresek itu ada kekuatan
Kekuatan jiwamu juga

Bila kita bisa memahami puisi, maka kita akan bisa membaca apa saja (baca: kehidupan). Sebab puisi tak saja terdiri dari sekumpulan kata yang mempertimbangkan keindahan bunyi dan kiasan, tapi juga menyimpan tanda-tanda yang tidak secara langsung bisa ditangkap dan dicerna pembacanya. 
9 Comments
22-06-2009 at 4:05 pm
pertamax untuk puisi buatan sendiri
22-06-2009 at 7:45 pm
Emang isinya kresek itu apaan?
Knpa puisi itu sering ga jelas maksudnya apa ya?
Apa semakin ga jelas berarti semakin puitis?
~tak pikir iku munine kresek-kresek.
23-06-2009 at 2:31 pm
kresek…
dikau tlh membuat keningku berkerut cukup dalam dan ketat..
_salam anget_
24-06-2009 at 11:12 am
@mas agung: emmm gmn ya, isine kue2x… hahahha ya gak lah….. karena penulis sulit mengungkapkan kata2 dengan prosa, saking dalem e maksud e mas
@acha : mikirrrr banget ya chaa
24-06-2009 at 1:40 pm
hahaha… hancur..kreseknya.. oh sayangg
25-06-2009 at 1:24 pm
kau memang bisa
sampai kini aku belummampu menerka
25-06-2009 at 6:25 pm
kira2 apa ya isi kresek itu….???? beta jd penasaran…
29-06-2009 at 9:07 am
Di tempat ku, pegawai dilarang bawa kresek soalnya bikin jatuh imej ajah (maklum, tempatnya elite masa nenteng kresek
).
salam superhangat
12-07-2009 at 11:06 am
Sebuah puisi yang bermakna dalam!