Ketika pembangunan ini berhenti
Bata air mata
Semen doa
Pasir kesetiaan
Tercecer…..
Aku termenung di sudut ruang
Ya Allah akankah ini terhenti
Entries Tagged as ‘Agama’
30-09-2009
Berserah
17-08-2009
Tarik Menarik
Tarik kanan
Tarik kiri
Seperti tarik tambang
Dan lama-lama yang ditarik lelah
Tarik kanan ingin ku ikuti tetapi belum mampu
Tarik kiri ku rasakan tetapi tak bergetar
Seperti berputar pada nampan
Dan lama-lama yang ditarik pusing
Tarik kanan ada dilema
Tarik kiri ada sanding
Yang memiliki dilema belum bisa sanding
Yang ingin bersanding mempunyai dilema
Tarik kanan tarik kiri
Kuikuti teriak hati
Beradu sampai akhir nanti
Petunjuk jalan illahi
11-08-2009
Koyak
Katak kusukkuOlok kata-kata kakKini katakkuKutuk anak-anak kakakKelak otakkuKepala kapakHendak elak konakkuPasti koyak
21-07-2009
Tak Asing
Begitulah yang dirasa Reina dimalam itu, kala rembulan merajuk dengan lembut, hati Reina tetap saja
gelisah. Bahkan kegelisahan itu hampir menjatuhkan air matanya. Ada percikan api yang tertahan keluar karena jaket lapis air yang rapat menutupi.
Burung hantu menari di ujung ranting dahan pohon mangga, matanya awas seperti peronda malam yang mencari maling ayam dengan diam-diam. Tetapi [...]
15-07-2009
Pagar Betis
Penjaga 24jam yang tak pernah mati.
Semangatnya membuih penuh.
Seperti api yang tersiram minyak tanah.
Menyelimuti segumpal daging yang bernama hati.
Antivirus untuk rasa yang belum halal jadi miliknya.
Memfilter signal yang benar-benar tulus menyandingnya.
Pengingat hati agar selalu melantunkan doa kepada pemilik rasa.
Mengantarkan kepasrahan atas kehendakNYA tiada batas.
27-06-2009
Ramadhan Datang
Elok emas tiada berkarat
Karat murni dua puluh empat
Sirine ramadhan mulai mendekat
Rekatkan barisan rapat-rapat
Bentang sajadah tiada terhenti
Bisikkan dzikir berkali-kali
Bersihkan raga jiwa ini
Suci bersih tiada terperi
Hati berpeluh tiada sembuh
Karena iman enggan tumbuh
Ramadhan datang membawa teduh
Obati hati yang tiada tersentuh
Gambar dari : http://natumarta.wordpress.com
22-06-2009
Kresek
Aku tau…,
Batu kecil yang pernah menjeratku
Tertawa terbahak-bahak
Apalagi melihat kresek itu kau jatuhkan bi…
Kresek dan isinya yang seharusnya kau simpan
Telah kau jatuhkan…
Hancur mumur tak berbentuk
Aku tak sanggup mendengar celoteh mereka
“Kamu sudah tidak membawa kresek itu lagi ya, oh sayang”
Bi…., di dalam kresek itu ada kesederhanaan yang tidak pernah kau mengerti
Yang suatu saat nanti pasti kau cari
Bi…., [...]
17-06-2009
Cahayamu
Hatiku terpesona oleh cahaya rasa
Rasa menggurat hati
Rasa menyayat jiwa
Cahaya cinta darimu kekasih
Cahaya ini akan tetap ada
Walau jiwaku sudah hilang
Ntah punya siapa
Menetes berpuluh eluh untuk kesejukan hatimu
Aku tak akan pernah bosan
by 08787074…..

Bila kita bisa memahami puisi, maka kita akan bisa membaca apa saja (baca: kehidupan). Sebab puisi tak saja terdiri dari sekumpulan kata yang mempertimbangkan keindahan bunyi dan kiasan, tapi juga menyimpan tanda-tanda yang tidak secara langsung bisa ditangkap dan dicerna pembacanya. 