Semester 1 Kurang 1 Bulan

“Ndak terasa ya…..?”

iya… setelah penetuan keputusan yang berat..”lebay. Kayak ingus, tarik ulur, mlebu metu (enak… eh).. akirnya kurang 1 bulan menuju semester satu… maksudnya perkuliahan aktif semester satu hanya bernafas satu bulan aja….

apa apa yang kurang disiapin. Ringkasan2 di genapin… semoga dapat nilai yang terbaik. Mahasiswi cui…. (*eciye….) masalahnya hanya seputar bagaimana biar nilai baik.

kalo mahasiswi, udah kerja, udah menikah berarti masalahnya seputar bagaimana bisa dapet banyak ilmu… nilainya bagus.. ama rutin ketemu misua (memenuhi kewajiban).

Ndak sia sia belajar di Jakarta, tambah kenalan, dosennya semester 1 udah kece apalagi semester berikutnya. Yang paling RIa senengin kalo desennya praktisi ilmu terkait, pengalaman sampai luar negeri bla bla bla, Doktor…. aku suka kepo menanyakan banyak hal.

oh ya…. YBS lagi di Djakarta nie… kebetulan cuti.. 12 hari lumayan (cetar cetar) hahahaha hihihih,┬ásama Mama Mertua juga, sambang ke keluarga di Jakarta Selatan dan Depok. Ketemu budhe budhe. tapi nanti mas juga pulang ke Depok.. nginep satu malam disana, njemput Mama… terus paginya capcus ke Balikpapan… mewekkk bombay… huhuhuhu…

Kemarin sempat muter muter Jakarta, komplit plit plit…. (sebelumnya mas minta muter2nya naik busway, wele…. ndak sanggup kaki nie) mulai dari Kosan – Cawang Uki – Kuningan – Ragunan – TMII – Lewat tol Cawang – Kota Tua Jakarta (Batavia) – Monas – Balik ke Ragunan Lagi lewat blok M Harmoni. Dianter budhe, naik mobilnya mbak tik…. rame rame budhe mamak keponakan tiga, mas tato aku mbak tik suami berapa orang nie, 1 mobil ajah.

yeyeyeye…. besuk cerita lagi yeeee…

 

Nol dan Satu

Dunia udah memasuki jaman teknologi.. teknologi tanpa batas. Iyaaa sudah tidak ada lagi batasan tempat dan waktu… semua sera cepat cepat cepat…

Apa yang sekarang terjadi itu yang diceritakan guru  “jarkom” saya waktu itu. “Nanti itu semua orang pegang komputer di mana ajah… terhubung satu sama lain… cepat dan tdk tidak terbatas”.

Indikasi semua pegang laptop itu sekarang udah terjadi. Smartphone yang muncul setelah era nokiyem itu fasilitasnya udah menyamai komputer. Kau dapat melakukan banyak hal dengan smarphonemu.

Sistem jaringan sekarang jug sudah maju pesat… dulu wireless dengan menggunakan wajan sebagai pemancar.. :D… kalau ndak gt menggunakan teknologie vsat dari indosat m2 n lintasarta. Sekarang ini telkom mulai membangun jaringn fiber optik. Fiber optik gong…. vsat dan wajan tenggelam dengan sendirinya. Fiber optik memiliki kecepatan yang bagus dan noise yang rendah.

Yang tak luput dilupakan dari semua kecanggihan dari teknologi itu adalah  nol dan satu… semua teknologi yang dinikmati saat ini bersumber dari nol dan satu…

Teknologi akan berjalan jika terjadi aliran data. Apapun itu baik itu sistem aplikasi.. jaringan.. kecerdasan buatan… robotik… handphone.. laptop.. drone. Nol dan satu diimplikasikan dalam bentuk simpul. Ada yang berupa arus ada berupa cahaya seperti yang dipakai pada Fiber Optik.

Nol melambangkan tidak ada.
Satu melambangkan ada.

Gedek gedek….

Saya suka gedek gedek…
Dengan orang yang suka membicarakan orang lain padahal belum mengetahui secara detail….
Menjaga menjaga…
Mending hati dipakai berdoa
Mending hati dipakai istigfar

Gemes gt lohhh….
“Si A ini ndak pernah kelihatan sholat” misalkan ada yang koment kayak gini…

Kan ndak tau ya…
Ternyata orang yang kita bicarakan ternyata begitu menjaga sholatnya tetapi ibadahnya tidak ingin dijadikan wah wah an di dpan orang…

DONT JUDGE THE BOOK BY THE COVER…

Kan ndak tau ya….
Orang yang lahiriahnya bilang maaf “janc’k” tetapi dihatinya istigfar….

Jangan2 orang yg kita bicarakan derajatnya lebih tinggi di hadapan Allah dibanding orang yang membicarakannya…

What Happen

What happen with me…?

Pakah selama ini banyak ucapan yang salah…
Pakah banyak mencampuri urusan orang lain…
Pakah sering ngomongin orang lain…
Pakah kurang memberi…
Pakah saya yang terlalu sensi…

Mungkin banyak ucapan saya salah karena maksud tidak tersampaikan.

Sebisa mungkin tidak ikut campur dlm urusan orang lain.. bahkan bisa dibilang saya cenderung cuek…

Apalagi itu.. takut.. jangan jangan orang yang kita omongin “Derajatnya lebih tinggi dihadapan Allah SWT”

Kurang memberi… kurang iklas… kurang banyak sodakohnya…

Iya… tangan ini hanya dua.. tidak mampu membungkam mulut satu satu yang mungkin membicarakan saya… setidaknya saya belajar menggunakan kedua tangan saya untuk menutup telinga saya… kapan tau harus di buka dan bener2 tau tau kapan harus di tutup rapat.

2 Matahari

dua matahari itu tak akan pernah ada….
saya ndak mau…
bahkan disebut seperti itu pun ndak sudi…
bumi pasti akan berontak nantinya
meronta…

dua matahari tak akan pernah muncul…
karena yang satu melebur…

dia menjadi bulan…
yang bersinar di dalam gelap malam…