KAKEK

Kakek,
Siapa lagi yang akan mengecat dinding musholla
Bila engkau sudah pergi
Tinggal kami terhitung jemari
Menggigil gemetar
Dibentak rasa takut
“genteng-genteng pelndung musholla ini diturunkan beramai-ramai
pilar-pilarnya satu persatu ditegor
tembok tuanya dijebol
saat kuingatkan semua mengumpatku
mereka adalah orang-orang sekitar sini
teman-teman akrabku”
tapi kek itu mimpi siangku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s