Hidup


Mengapa hari demikian sepi
Khusu’ berhitung detik detik waktu
Akhirnya patah jua jemariku

KEterbiasaan ini telah melumatkanku
kita lupa akan pekerjaan-pekerjaan yang bertanggung
bahkan buta siapa diri kita???

Apabila hidup selaras hidup
engkau akan senantiasa terbawa
dan bertannya kapan aku hidup
itulah hidup

Sudah lama kau mengenalku
tapi belum jua kau mengenalmu
apabila masih dapat kueja
inilah hidup
adakah engkau di balik itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s