Dialog

Karangan fiksi tanpa dialog adalah kaku. Ya pa ndak..?😉. Karena dialog itulah yang mampu membangkitkan suasana dalam sebuah karangan fiksi selain cerita latar, suasana dlsb.

Dialog juga mampu menguatkan karakter tokoh yang ada dalam karangan tersebut, malah aku bilang bisa sangat membangun sekali

Untuk karangan fiksi mungkin dialognya :

  1. Jangan pakai kalimat2 yang indah dan bersajak,  secara jamannya udah metropolitan ya ndak??
  2. Hindari yang bertele-tele, tapi untuk  karakter yang ragu/peragu bisa di terapkan, tapi juga gak boleh terlalu bertele-tele
  3. Perhatikan siapa bicara apa. Contohnya:
    “Assalamu’alaikum”
    “Waalaikumsalam”
    “Ini ria yahh?”‘
    “Iyah buk?”
    “Sudah semester berapa?”
    “Semester 5”
  4. Sebaiknya tiap tokoh punya gaya bicara yang lain-lain
  5. Jangan terlalu kaku gaya narasi pengantar.  Yang umum tuh biasanya “kata”,”ujar”,”tanya” dan “bisik”.  Coba utnuk mengembangkan istilah ”kilah”, ”lanjut”,  ”potong”, ”tebak”, ”gumam”, ”bisik”, dll.
  6. Dialog yang panjang itu menurutku membosankan😦
  7. Gak boleh cuma dialog saja, tapi sebaiknya di selingi   sama narasi juga.

Apakah ada yang kurang yaa??🙂

17 thoughts on “Dialog

  1. Saran Yang Bagus,Tapi Tiap Pengarang Punya gaya yang berbeda dalam bercerita.Lihat saja Buku Andrea Hirata Dia sangat kuat melakukan narasi dengan sedikit dialog.
    But Thank’s Sarannya.

  2. @jamal e hady: buku Buku Andrea Hirata memberi nyawa baru bagi pembaca Ind, selama ini mungkin buku2 di Indo mengisahkan ttg cinta dll, tapi buku Andrea H lain… tapi unsur penulisan juga tak lepas dari hal tersebut.

  3. wah iki teori thok
    sak jane menisan contoh
    dialog yang buruk & dialog yang baik dan benar

    tapi kok

    Untuk karangan fiksi “mungkin” dialognya

    hueheue “mungkin” juga tidak seperti contoh diatas
    huehuehue

  4. @ fatto : wah iki teori thok, sak jane menisan contoh => contoh di postingan lebih lanjut simak yahhh…😀.. Untuk karangan fiksi “mungkin” dialognya hueheue “mungkin” juga tidak seperti contoh diatas
    huehuehue => tiap pengarang punya cara sendiri untuk menggugah rasa tulisannya.
    @Pak Hilal => wait ya pak….
    @Dariman => iya pak dar!!! salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s