Berawal Dari Bahasa Ibu

ibuBahasa ibu (bahasa asli, bahasa pertama; secara harafiah mother tongue dalam bahasa Inggris) adalah bahasa pertama yang dipelajari oleh seseorang. Dan orangnya disebut penutur asli dari bahasa tersebut. Biasanya seorang anak belajar dasar-dasar bahasa pertama mereka dari keluarga mereka (saya kutip dari wikipedia).

Proses kita dalam mempelajari bahasa ibu akan menjadi landasan proses belajar berikutnya. Mengapa seperti itu? Karena bahasa ibu dianggap sebagai dasar cara berfikir. Kepandaian yang kurang dari bahasa pertama seringkali membuat proses belajar bahasa lain menjadi sulit.

Kalau kita fikir mungkin tidak hanya dalam memahami bahasa lain yang sulit, tetapi segala aspek kehidupan. Karena dengan bahasa manusia berkomunikasi, menciptakan keindahan, menyatakan perasaan-perasaannya, menyampaikan pengetahuan dan kebudayaan dari generasi ke generasi dan angkatan ke angkatan.

“Seorang ibu adalah orang pertama yang memperkenalkan bahasa kepada anaknya. Saat ia akan meninabobokkan anaknya, maka bahasa yang muncul pertama kali adalah bahasa daerahnya atau lebih dikenal dengan istilah bahasa ibu”. Pada akhirnya ibu lah yang berperan penting dalam pembetukan cara fikir generasi mendatang.

gambar dari http://faradicha.wordpress.com

13 thoughts on “Berawal Dari Bahasa Ibu

  1. Saya pernah baca di mana gitu…
    Memperbanyak bahasa ibu bisa meningkatkan kecerdasan anak. Maksudnya, membesarkan anak dalam bilingual atau lebih.

    Membaca paragraf terakhir membuat saya mikir, kayaknya saya harus cari calon ibu yg manteb nih buat calon anak2 saya. :p

  2. @chrysanti : Sippp setuju mbakk
    @hengky : iyahhhh betul mas hengki
    @ilyas : i love ibu
    @agung : hihihihih… wis gek ndang searching mas agung
    @balisugar : aku bisa bayangin
    @mel : iyaaahhh de besh

  3. emmh…
    itu rasanya saya mengerti. dan bahasa yang baik dan benar, yang paling dasar untuk diajarkan oleh seorang ibu kepada anaknya adalah bahasa-bahasa dan perkataan yang baik…

    ibu yang mengajari anaknya cara membentak dan mengejek, maka dia sudah menjerumuskan anaknya sejak awal mula pembelajaran sang anak tentang tata-cara berbahasa dan berbicara…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s