Kereta itu Telah Lewat

Berkali kali kereta menghampiri
Dan saya hanya terdiam
Duduk manis di kursi tunggu
Berkali-kali pula kereta terhenti
Saya masih termangu
Seperti tak tahu, hatiku beku

Kereta berhenti manwarkan kursi
Kursi agar aku tak berdiri sendiri
Tetapi hati ini telah mati

Sekarang perlahan kereta itu berjalan
Menjauh dan hanya meninggalkan bekas
Bekas yang masih jelas kulihat
Dan mungkin tak kan kembali lagi.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s