Nasehat Takdir

Mata Salma masih sembab, tak kuasa membendung tangis.., ” Ya Tuhan apa yang terjadi berikan hamba kekuatan”. Di kantor dia masih terpaku sama komputer. Bukan untuk bekerja mungkin hanya pengalihan sesaat.

Tangannya masih menekan nekan mouse, mengatur gradasi warna. Merapikan curve-curve yang berserakan. Sesekali dia mengambil tisu.Mengusap air matanya yang menetes berlahan. Untung temennya sedang sibuk dengan rapat
kepengurusan organisasi.

Berkali-kali YM berkedip-kedip, memberi isyarat. Dan dia hanya diam melanjutkan desainnya yang masih tercecer…

Kali ini dia tergoda untuk membukanya, melihat id yang menghubunginya “kiki”.  Dengan mbak kiki, dia belum pernah ketemu. Tetapi melebihi keakraban teman sendiri.Bagaimana tidak, Mbak kiki berjodoh dengan sahabat karibnya “Bagus”.SAlma dan Bagus lama tidak berjumpa karena masing-masing disibukkan oleh pekerjaan. Salma di new York dan Kiki di Jakarta. hanya kabar melalui media internet dan telephone yang menghubungkan silahturahmi mereka. mbak kiki ketemu bagus di jakarta, yang kebetulan satu tempat kerja. Dari pertemuan itu akhirnya mbak kiki dilamar dengan bagus.
kiki (5:50:17 PM): Ao dek
salma (5:50:18 PM): iya mbak
salma (5:50:19 PM):😉
salma (5:50:20 PM): lg apa mbak
salma (5:50:24 PM): Di kantor dek
salma (5:50:26 PM): Ga pulkam kah?
salma (5:50:27 PM): pingin banget pulkam
kiki (5:50:28 PM): Krasan dek di New York
salma (5:50:29 PM): masih di jalani mbak…
salma (5:50:30 PM): mbak saya melakukan kesalahan
kiki (5:50:32 PM): ?
kiki (5:50:35 PM): Knapa dek?
salma (5:50:38 PM): salah besar
salma (5:50:40 PM):😦
kiki (5:50:41 PM): Knapa adekku…?
salma (5:50:42 PM): gpp kah aku cerita ke mbak
kiki (5:51:42 PM):🙂
kiki (5:51:48 PM): Smoga menjadikan manfaat ya:)
salma (5:54:12 PM): kemarin… aku
salma (5:54:27 PM): di tmbak ma temenku
salma (5:54:34 PM): dia niatan pingin serius mbak
salma (5:54:42 PM): sudah ngomong ke bapak ibu
salma (5:54:54 PM): berkali2 pula dia bilang tu
salma (5:55:00 PM): tetapi hatiku masih ragu
salma (5:55:06 PM): ragu…
salma (5:55:13 PM): berat sekali aku bilang iya
salma (5:55:52 PM): terakhir kali
salma (5:56:02 PM): aku masih ragu
salma (5:56:09 PM): sampai dia nyumpahin aku dll
salma (5:56:18 PM): tak suruh nunggu bentar gak mau
salma (5:57:12 PM): akhir e bener2 lepas
salma (5:57:23 PM): dia minta untuk tidak di hub
salma (5:57:28 PM): tidak di kontak
salma (5:57:31 PM): aku hormati
salma (5:57:41 PM): tak kirain cuma emosi mbakk
salma (5:57:44 PM): ternyata beneran
salma (5:58:21 PM): kemarin dia ngabarin kalo mau menikah
salma (5:58:31 PM): tiba2 hatiku sakittt
salma (5:58:44 PM): gak ikhlas
salma (5:58:50 PM): aku salah besar mbakk

Komunikasi sempat keputus… ada delay antara Jakarta dengan New York.

kiki (6:19:54 PM): Dek?
salma (6:28:15 PM): iya mbak
kiki (6:28:41 PM): Tadi kebaca kan?
salma (6:29:11 PM): belum mbak
kiki (6:31:04 PM): Aduh..ak ga bisa copy
salma (6:31:17 PM):😦
salma(6:31:20 PM): hp ya mbak

Keputus kembali dan salma hanya termenung menunggu jika ada sambungan.

salma (6:31:35 PM): Smoga menjadikan manfaat ya

Hemm…. Hanya kata ini yang muncul. Seharusnya ada bagian pembuka. Air matanya kembali menetes ketika mengingat kejadian itu. Dan akhirnya…

salma (6:35:00 PM): ini ym yang terakhir
salma (6:35:05 PM): lewat mail ja mbak

Tersambung kembali….

kiki (6:35:21 PM):😦
kiki (6:35:21 PM): Itu emang sangat berat…
kiki (6:35:21 PM): Karena kita kehilangan dan semakin sesak karena diri merasa bersalah utk sebuah kehilangan itu…
kiki (6:35:21 PM): Mau dek salma kejar sampe kemanapun..mau diterima atau ditolak..saat ternyata bukan jodoh, kehilangan itu pasti akan terjadi
kiki (6:35:21 PM): maaf ak pindah komp:d

Salma hanya mengangkat alis… menunggu komunikasi lancar kembali.

salma (6:35:46 PM):🙂
salma (6:42:26 PM): iya mbk
salma (6:45:23 PM): mbak putusss
salma (6:45:25 PM): maaf
kiki (6:47:06 PM): he he he
kiki (6:47:12 PM): jodohmu sedang menunggu dek..
kiki (6:47:24 PM): menunggu kapan Allah akan mengizinkannya meminangmu..
kiki (6:47:55 PM): menolak ataupun sampeyan terima….kalo dah jodoh akan selalu ada jalan dia bener2 mengucapkan janji suci itu:)
kiki (11:51:33 PM): dek belum sempat kirim email:)
salma (11:51:43 PM): iya
salma (11:51:46 PM): gpp mbakk
kiki (11:53:12 PM): jgn menyalahkan diri sendiri ya dek…
kiki (11:53:12 PM): itu hanya akan membuatmu smakin terpuruk
kiki (11:53:21 PM): saat kamu berpikir dan mempertimbangkan..itu adalah hal yg benar utk meyakinkan dirimu sendiri
salma (11:53:25 PM): iya mbak
kiki (11:53:37 PM): karena nikah adalah sebuah ibadah..ga bisa langsung sakdek saknyet
kiki (11:54:43 PM): andaikan laki2 itu jodohmu…..skenario yg terjadi pasti laki2 itu mau menunggu dan tidak menikah dg orang lain
kiki (11:55:06 PM): tapi karena itulah takdir yang Allah gariskan…….laki2 itu menemukan jodohnya disaat dek salma sadar bahwa dek salma “yakin” dengan dia…
salma (11:58:47 PM): iya mbk

Salma merenung sejenak, menulis tak tentu huruf. Pikirannya mencerna, hatinya berusaha menerima. Dia hirup nafas pelan-pelan, melegakan pikirannya sendiri.

“Ikatan yang telah terjadi adalah ikatan illahi, ini takdir” dalam hatinya bergumam. Dia melamun serasa berkemas untuk pulang.
“Mematuhi ketentuan Allah bukankah wujud ketaatanku padaMu tuhan… ya Allah”.. air matanya meleleh
“Kenapa harus merasa bersalah mendalam…” Dia berjalan meninggal kursi kerjanya.
“Di mata saya dia baik, tetapi Allah maha Tau apa yang saya butuhkan… dan DIa akan memberikannya suatu saat nanti..”

Bait-bait kejernihan itu mulai tersibak, memberikan nuansa hening dan damai. Salma berusaha tersenyum dalam perjalanan pulang. Tiada yang harus disesali karena takdir adalah tulisan Illahi.

9 thoughts on “Nasehat Takdir

  1. yg punya blognya, mbak ria yah namanya🙂, bagus mbak aku suka… lanjutkan ditunggu tulisan yg lainnya😀

    salam kenal yah mbak….🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s