Rail Way as so Long

Perjalanan itu begitu panjang, tetapi begitulah Allah menyiapkan semuanya untukku agar top begete saat menghadapi proses-proses ibadah selanjutnya. Fight! Kata sang bijak “tak pernah ada rasa syukur yang mendalam jika kita tidak menikmati proses” so semua itu adalah jalan bagi yang bijak untuk mendapatkan rasa syukur yang mendalam. Alhamdulillah….

Rel-rel yang terbagi dalam ruas-ruas, terlihat berbuku-buku seperti tubuh kaki seribu. Satu demi satu harus terlampaui dengan baik hingga mencapai tujuan. Ada kalanya bagian ruas rel itu melesat jauh dari tempatnya dan kita harus mengambil, atau mungkin bengkok sehingga kita harus meluruskan agar bisa melalui keretanya dengan baik. Mungkin pula ada yang tiba2 lewat mengganggu jalan kita, so kita harus berhenti mendadak. Sometime kita melakukan kesalahan saat proses perjalanan, tetapi Allah selalu membantu kita, Allah selalu mendukung kita tanpa kita sadari.

Terima kasih buat bapak ibu dan mbakku tercinta atas doanya….  Ketika saya menangis kepada keluargalah saya kembali. Ketika orang lain tidak mengerti apa yang saya maksud, ibu… mendekap saya hangat, begitu bijak dengan semua apa yang saya rasakan. Darinyalah keluar doa yang mujarab sehingga saya bisa melawati proses-proses itu dengan baik. Doa ibu lah yang membuat kami dipertemukan kembali.

Luv U ibu bapak , luv u mas farrel…

One thought on “Rail Way as so Long

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s