Yang Sederhana

Masih saya ingat kata2 bapak ketika kakak saya menikah. “Renik renik iki sebenarnya hanya bernilai budaya, yang paling utama dalah IJAB QOBUL“. Masih teringat begitu jelas di benak saya. Jadi ketika semua pada saatnya, saya hanya meminta sebuah kesakralan dan limpahan doa pada proses ijab qobul. One day never reply…..

Tetapi setelah kros cek di rumah…. Alhamdulillah,… ini hadiah terbesar dari ibuk bapak… Jangan banyak2, saya selalu bilang begitu. Ibu bapak jaga kesehatan… Kalo sudah begitu rasanya saya begitu ingin pulang.. T_T

Barusan lihat fbnya ehem ternyata tautan linknya juga hal yang sama… sebentar saya kopas.

——————————————————————————————————–

“Janganlah engkau meniru mereka yang menggelar pameran dan pesta glamorous untuk mengumumkan kesucian cinta mereka, hanya untuk berakhir sebagai santapan penuh suka cita bagi para pemberita aib sesama. Bukan mahalnya biaya cinta, yang melanggengkan keindahan dari kebersamaanmu dengannya, tetapi kesederhanaan yang ikhlas dari hatimu untuk setia kepada janjimu. Pengkhianatan selalu melukai hati yang baik. Dan jika engkau dikhianati … bersabarlah. Untuk setiap pengkhianatan kepadamu, Tuhan meninggikan kesetiaan pada jiwa baik yang akan mencintaimu dengan keseluruhan hidupnya. Mario Teguh – Loving you all as always”

2 thoughts on “Yang Sederhana

  1. ya getu deh, namanya jg ijab pernyataan utk menyatakan keinginan niat yg tulus untuk menikahi seorang wanita pilihan hati dengan janji utk bertgg jwb disambut dgn qobulnyapermintaan tesrsebut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s