Dan Akhirnya Aku Terjatuh

Mentari ini tenang.. hangat dikulit… Cahaya memantul dari segala benda yang dia lintazi… Hari ini gak ada yg spesial kecuali ada wawancara tenaga outsourching…. ibu evy yang dulu kabag umum.. meminta saya untuk menemani proses rekruitmen…

Berangkat kami dari walikota lama jam 9.00 wib.. satu minggu ini kami ada kegiatan pemotretan di kantor Walikota Bontang yng lama.

Kami kesana menggunakan sepeda masing2. Ibu sendiri dan saya menggunakan motor sy yang Honda Beat… berjalan 40-60km per jam…keadaan jalanan masih cukup ramai…

Tak ada suatu hal yang aneh sebelum berangkat… kec.badan saya yang kurang enak karena terkena kilas angin semalam. Biasa kalo kena kipas itu rasanya kayak nggreges.

Hampir sampai diperempatan lamou merah Yabis saya belum melihat ibu evi… 100meter dari perempatan saya sudah melihat rambu lalu lintas itu menguning… semakin pelan dan saya berhenti…  dan beberapa saat kemudian…… brokkkkkkkkk….. “astagfirullah…. innalillahi wainnailaihi rojiun….” motor saya seperti tersorong hebat dari belakang..
Saya sadar bahwa saya terjatuh…. saya belum melihat siapa yang menabrak saya dari belakang… posisi jatuh ke kanan dan tertimpa motor…
Seingat saya ada bapak2 yang menolong saya untuk berdiri…

Setelah berdiri saya baru mengetahui ibu ibu itu yang menabrak saya dia membonceng kedua anaknya dan mau mengantarkan ke sebuah sekolah dasar…. suasana riuh… macet sebentar….
“Mbak ndak salah tadi bener sudah merah saya melihatnya “ibu ibu pasukan kuning
“Ibu tadi memang sudah merah kok”penjual koran

“Perasaanku td masih ijo….”ibu2 yang menabrak saya menangis sambil mengomel menurutnya ia benar.

“Mending damai sebelum polisi datang”salah seorang bapak.

“Bu mohon maaf… kalau saya salah… terus bagaimana?” Saya sudah siap dengan konsekuensi….
“Ada apa ini ?” Seorang polisi datang. Saya menceritakan kejadian.
“Mending mbak…. ditngani polisi saja… takutnya nanti kalo terjadi apa-pa dikemudian hari…ya kalo menerima… kalau nuntut… nah itulah.”ujar bapak polisi itu. “Sampyn disini kita nunggu polantas yang datang.”

Saya menceritakan keinologis kejadian ke bapak polisi. Ibu tadi dan anaknya dibawa ke rs.Yabis. setelah selesai saya ikut ke rs.yabis.

Pak polisi memberikan pertanyaan kepada ibu itu..
Dan setelah selesai beliau memanggil saya keluar
“Mbak secara psikologis saya tau siapa yang salah… tetapi nanti dibantu saja”
“Ia pak” jawab saya.
Nanti bisa diselesaikan di kantor…. anjut pak polisi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s