Guru Sabar

Hari suasana kantor agak sesuatu… gak ada perame… jadi yang ngramein cuma mas bam sam mas bram yang ngomongin masalah batu akik. Batu akik tetap menjadi situasi yang hot untuk diperbincangkan saat ini.

Oh ya kembali ke tema awal “guru sabar”. 5 tahun sudah berkolaborasi sama mbak tri. Mbak Tri adalah salah satu guru sabar saya yang paling dahsyat. Bersanding dengannnya membuat saya tau dan banyak belajar tentang kehidupan.

Selama ini berada dilingkungan yang istilahnya santai landai… karena disekeliling saya punya fibrasi yang sama. Ekuivalent. Sikap.. pemikiran.. religy….tapi tidak dengan mbak tri…..

Emosinya suka melonjak tanpa ada kendali…
Permasalahn dengan keluarga…
Permasalahan dengan anak ibu dan sodaranya…

Tidak jarang pelampiasan emosi akirnya  di bawa ke kantor.. kita suka kelimpungan. Bagaimana cara merangkulnya.. ilmu saya masih cekak untuk itu…..

iya saya belum bisa menjadi teman yang merangkul…
kalo hanya meluapkan emosi… sini2… lebarin rok buat nampung emosi mbak tri…. insyaAllah saya sudah bisa…
tapi untuk permasalah yang lain… saya masih cekak …. dangkal….
terkadang hanya bisa menyarankan apa yang ibuku sering ajarkan ke aku…
“berdoa mbak…. ”
“sholat mbak….”

sholat dan berdoa mungkin berjalan… tetapi nilainya mungkin hanya sebatas “membatalkan kewajiban”.. Tapi alhamdulillah sekarang mbak tri udah banyak perubahan. Jika dibanding yang dulu… sewaktu emosi masih labil.

2 thoughts on “Guru Sabar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s