Empati

Kalo masalah empati kakak saya ini emang paling apalah.. mungkin karena empatinya inilah beliau jadi perawat pada akhirnya. Suatu waktu di obrolan kami berdua… :

afif  : di bougenvil itu banyak sekali pasien kelas berat dana ringan (kurang mampu)
ria : kelas berat ???
afif : iya di penyakitnya itu… menular.. butuh penyembuhan extra otomatis butuh banyak biaya.. dan terkadang banyak sekali yang tidak memiliki keluarga disini.
ria : laaaa kok bisa….???
afif : yaaa begitulah… mungkin karena merantau seperti kita jadi keluarganya jauh…
ria : kasihannyaaaaaa
afif : itulah… biasanya kalo aku ketemu pasien yang seperti itu… aku ingat ibu…. T_T aku merawat orang disini… ibu malah ndak kurawat dirawat…

ria : terdiammm sudahhhhhh kami berdua

afif :kadang kalo ada apa2 butuh apa2 mereka aku bantuin…🙂..  aku cuma berdoa.. dengan membantu orang lain.. semoga bapak ibu selalu mendapat perlindungan dari Allah. Aminnnn

kami berdua terdiam….. aku lari ke dapur… kalo mbahas kek gini hati saya sesak….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s